Scroll untuk baca artikel
Berita

Tantrum Artinya: Mengenal dan Menghadapi Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Bukan Hanya Salah Kaprah, Persebelan yang Mengharu-biru Hallo Sobat Jaya, apakah kamu pernah mendengar istilah “tantrum” dan kebingungan dengan artinya? Baik kamu adalah seorang orang tua, seorang guru, atau siapa pun yang pernah berada di dekat anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, kemungkinan besar bahwa kamu telah berhadapan dengan tantrum. Namun, apa sebenarnya tantrum artinya? Mengapa anak-anak kita kadang-kadang melampiaskan emosi mereka dengan perilaku yang mencolok dan sulit ditangani? Mari kita jelajahi lebih dalam tentang tantrum dan bagaimana menghadapinya secara efektif. Pengantar: Mendalami Makna dan Dampak Emosi yang Meledak-ledak Sebelum kita menggali lebih jauh tentang tantrum, penting bagi kita untuk memahami makna yang sebenarnya dan dampak yang ditimbulkannya. Tantrum dapat secara sederhana dijelaskan sebagai reaksi yang berlebihan terhadap frustrasi atau ketidakpuasan. Ketika anak-anak tidak dapat mengartikulasikan perasaan atau keinginan mereka dengan kata-kata, mereka seringkali akan melampiaskannya melalui tantrum. Hal ini dapat mencakup berbagai perilaku seperti menangis, berteriak, meronta-ronta, atau bahkan melampiaskannya kepada orang lain atau diri mereka sendiri. Tantrum bisa sangat mengganggu dan melelahkan, baik bagi anak-anak maupun bagi mereka yang ada di sekitarnya. Bagi orang tua atau pengasuh, menghadapi tantrum tunggal atau berulang bisa menjadi tantangan yang mempengaruhi kesejahteraan emosional mereka. Sementara itu, bagi anak-anak, tantrum bisa menjadi ekspresi yang tidak menyenangkan dari ketidakmampuan mereka untuk berkomunikasi dan memiliki kendali atas perasaan mereka sendiri. 1. Kelebihan Tantrum: Ketidakstabilan yang Mungkin Terjadi Tantrum seringkali dianggap sebagai kejadian yang hanya negatif. Namun, sebenarnya tantrum juga memiliki beberapa kelebihan atau fungsi tertentu yang harus dipahami. Dalam beberapa kasus, tantrum bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang mengalami tekanan yang besar atau memiliki kecemasan yang perlu diatasi. Tantrum juga bisa menjadi cara anak mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan mereka. Dengan memahami kelebihan tantrum ini, kita dapat melihat tantrum sebagai peluang untuk mengeksplorasi gangguan yang mungkin dialami anak. 2. Kekurangan Tantrum: Ketidakmampuan untuk Mengelola Emosi Meskipun tantrum dapat memberikan informasi yang berharga tentang kebutuhan dan perasaan anak, tetapi secara umum tantrum juga menunjukkan bahwa anak tidak memiliki keterampilan yang efektif dalam mengatasi dan mengelola emosi mereka sendiri. Tantrum dapat menjadi cara yang tidak sehat bagi anak untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan dunia di sekitarnya. Melalui tantrum, anak belajar bahwa meledakkan emosi dan berperilaku yang tidak terkendali adalah cara yang dapat diterima untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Dalam jangka panjang, inilah yang menjadi kekurangan dari tantrum. 3. Pendekatan Menghadapi Tantrum yang Dapat Membantu Setelah kita memahami tantum dari berbagai sudut pandang, saatnya kita membahas pendekatan yang efektif untuk menghadapinya. Pertama-tama, penting untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh meluapnya emosi anak. Jaga disposisi dan temperamen positif kita dan coba bantu anak mengenali dan merasakan perilaku serta efek dari tantrum. Berikan anak kesempatan untuk mengkomunikasikan perasaan mereka dan tanyakan apa yang mereka butuhkan atau inginkan. 4. Penjelasan Menyeluruh tentang Tantrum Artinya dan Dampaknya pada Anak Bagaimana sebenarnya tantrum terjadi dan apa dampaknya pada anak? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul ketika berbicara tentang tantrum. Tantrum terjadi saat anak-anak tidak dapat mengatasi emosi mereka dan kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Gugup, lapar, kelelahan, atau keinginan untuk mempertahankan kendali adalah beberapa penyebab umum tantrum. Ketika tantrum terjadi, anak merasa tidak terdengar, tidak dimengerti, atau tidak dihargai. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak. 5. Tabel Tantrum: Informasi Lengkap dalam Satu Gambaran Topik Penjelasan Arti Tantrum Penjelasan singkat tentang apa itu tantrum dan mengapa anak-anak melakukannya. Penyebab Tantrum Penyebab yang umum yang dapat memicu perilaku tantrum pada anak-anak. Cara Menghadapi Tantrum Pedoman dan strategi praktis tentang bagaimana menghadapi tantrum dengan efektif. Dampak Tantrum pada Anak Bagaimana tantrum dapat mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak. Ketidakmampuan Mengelola Emosi Penjelasan tentang mengapa anak mungkin kesulitan mengelola emosi mereka sendiri. Perbedaan antara Tantrum dan Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Seringkali Pemahaman mengenai perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali dan cara menghadapinya. Cara Membantu Anak Mengatasi Tantrum Petunjuk tentang bagaimana orang tua atau pengasuh dapat membantu anak mengatasi tantrum. 13 FAQ Tentang Tantrum Artinya Apa arti tantrum? Apa yang menyebabkan anak tantrum? Apakah tantrum normal pada anak-anak? Bagaimana cara menghadapi tantrum yang terjadi di tempat umum? Berapa lama biasanya tantrum terjadi? Apa yang seharusnya orang tua atau pengasuh lakukan ketika anak tantrum di rumah? Apakah ada perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali? Bagaimana cara membantu anak mengatasi tantrum? Apa yang harus saya lakukan jika anak sering tantrum di sekolah? Kapan harus mengkhawatirkan tantrum anak? Bagaimana cara mengajari anak mengatasi tantrum dengan cara yang sehat? Apakah tantrum bisa dihindari atau dicegah? Apa yang harus dilakukan saat anak masih tantrum meskipun usaha menghadapinya sudah dilakukan? Kesimpulan: Mengatasi Tantrum dengan Bijak dan Penuh Kasih Sayang Setelah membahas tentang tantrum secara detail, kami berharap artikel ini memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang arti tantrum dan bagaimana menghadapinya dengan efektif. Tantrum bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan, namun juga tidak boleh diabaikan. Dalam menghadapi tantrum, penting untuk tetap tenang, memahami penyebabnya, dan mencari solusi yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak. Dengan memberikan dukungan, pengertian, dan kasih sayang yang tepat, kita dapat membantu anak menjadi lebih terampil dalam mengelola emosi mereka dan mengatasi tantangan dalam hidup mereka. Disclaimer: Informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bertujuan sebagai referensi dan tidak menggantikan saran atau pendapat dari profesional kesehatan atau ahli psikologi. Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus atau membutuhkan nasihat khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi anak Anda.

×

Tantrum Artinya: Mengenal dan Menghadapi Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Bukan Hanya Salah Kaprah, Persebelan yang Mengharu-biru Hallo Sobat Jaya, apakah kamu pernah mendengar istilah “tantrum” dan kebingungan dengan artinya? Baik kamu adalah seorang orang tua, seorang guru, atau siapa pun yang pernah berada di dekat anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, kemungkinan besar bahwa kamu telah berhadapan dengan tantrum. Namun, apa sebenarnya tantrum artinya? Mengapa anak-anak kita kadang-kadang melampiaskan emosi mereka dengan perilaku yang mencolok dan sulit ditangani? Mari kita jelajahi lebih dalam tentang tantrum dan bagaimana menghadapinya secara efektif. Pengantar: Mendalami Makna dan Dampak Emosi yang Meledak-ledak Sebelum kita menggali lebih jauh tentang tantrum, penting bagi kita untuk memahami makna yang sebenarnya dan dampak yang ditimbulkannya. Tantrum dapat secara sederhana dijelaskan sebagai reaksi yang berlebihan terhadap frustrasi atau ketidakpuasan. Ketika anak-anak tidak dapat mengartikulasikan perasaan atau keinginan mereka dengan kata-kata, mereka seringkali akan melampiaskannya melalui tantrum. Hal ini dapat mencakup berbagai perilaku seperti menangis, berteriak, meronta-ronta, atau bahkan melampiaskannya kepada orang lain atau diri mereka sendiri. Tantrum bisa sangat mengganggu dan melelahkan, baik bagi anak-anak maupun bagi mereka yang ada di sekitarnya. Bagi orang tua atau pengasuh, menghadapi tantrum tunggal atau berulang bisa menjadi tantangan yang mempengaruhi kesejahteraan emosional mereka. Sementara itu, bagi anak-anak, tantrum bisa menjadi ekspresi yang tidak menyenangkan dari ketidakmampuan mereka untuk berkomunikasi dan memiliki kendali atas perasaan mereka sendiri. 1. Kelebihan Tantrum: Ketidakstabilan yang Mungkin Terjadi Tantrum seringkali dianggap sebagai kejadian yang hanya negatif. Namun, sebenarnya tantrum juga memiliki beberapa kelebihan atau fungsi tertentu yang harus dipahami. Dalam beberapa kasus, tantrum bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang mengalami tekanan yang besar atau memiliki kecemasan yang perlu diatasi. Tantrum juga bisa menjadi cara anak mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan mereka. Dengan memahami kelebihan tantrum ini, kita dapat melihat tantrum sebagai peluang untuk mengeksplorasi gangguan yang mungkin dialami anak. 2. Kekurangan Tantrum: Ketidakmampuan untuk Mengelola Emosi Meskipun tantrum dapat memberikan informasi yang berharga tentang kebutuhan dan perasaan anak, tetapi secara umum tantrum juga menunjukkan bahwa anak tidak memiliki keterampilan yang efektif dalam mengatasi dan mengelola emosi mereka sendiri. Tantrum dapat menjadi cara yang tidak sehat bagi anak untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan dunia di sekitarnya. Melalui tantrum, anak belajar bahwa meledakkan emosi dan berperilaku yang tidak terkendali adalah cara yang dapat diterima untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Dalam jangka panjang, inilah yang menjadi kekurangan dari tantrum. 3. Pendekatan Menghadapi Tantrum yang Dapat Membantu Setelah kita memahami tantum dari berbagai sudut pandang, saatnya kita membahas pendekatan yang efektif untuk menghadapinya. Pertama-tama, penting untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh meluapnya emosi anak. Jaga disposisi dan temperamen positif kita dan coba bantu anak mengenali dan merasakan perilaku serta efek dari tantrum. Berikan anak kesempatan untuk mengkomunikasikan perasaan mereka dan tanyakan apa yang mereka butuhkan atau inginkan. 4. Penjelasan Menyeluruh tentang Tantrum Artinya dan Dampaknya pada Anak Bagaimana sebenarnya tantrum terjadi dan apa dampaknya pada anak? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul ketika berbicara tentang tantrum. Tantrum terjadi saat anak-anak tidak dapat mengatasi emosi mereka dan kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Gugup, lapar, kelelahan, atau keinginan untuk mempertahankan kendali adalah beberapa penyebab umum tantrum. Ketika tantrum terjadi, anak merasa tidak terdengar, tidak dimengerti, atau tidak dihargai. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak. 5. Tabel Tantrum: Informasi Lengkap dalam Satu Gambaran Topik Penjelasan Arti Tantrum Penjelasan singkat tentang apa itu tantrum dan mengapa anak-anak melakukannya. Penyebab Tantrum Penyebab yang umum yang dapat memicu perilaku tantrum pada anak-anak. Cara Menghadapi Tantrum Pedoman dan strategi praktis tentang bagaimana menghadapi tantrum dengan efektif. Dampak Tantrum pada Anak Bagaimana tantrum dapat mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak. Ketidakmampuan Mengelola Emosi Penjelasan tentang mengapa anak mungkin kesulitan mengelola emosi mereka sendiri. Perbedaan antara Tantrum dan Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Seringkali Pemahaman mengenai perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali dan cara menghadapinya. Cara Membantu Anak Mengatasi Tantrum Petunjuk tentang bagaimana orang tua atau pengasuh dapat membantu anak mengatasi tantrum. 13 FAQ Tentang Tantrum Artinya Apa arti tantrum? Apa yang menyebabkan anak tantrum? Apakah tantrum normal pada anak-anak? Bagaimana cara menghadapi tantrum yang terjadi di tempat umum? Berapa lama biasanya tantrum terjadi? Apa yang seharusnya orang tua atau pengasuh lakukan ketika anak tantrum di rumah? Apakah ada perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali? Bagaimana cara membantu anak mengatasi tantrum? Apa yang harus saya lakukan jika anak sering tantrum di sekolah? Kapan harus mengkhawatirkan tantrum anak? Bagaimana cara mengajari anak mengatasi tantrum dengan cara yang sehat? Apakah tantrum bisa dihindari atau dicegah? Apa yang harus dilakukan saat anak masih tantrum meskipun usaha menghadapinya sudah dilakukan? Kesimpulan: Mengatasi Tantrum dengan Bijak dan Penuh Kasih Sayang Setelah membahas tentang tantrum secara detail, kami berharap artikel ini memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang arti tantrum dan bagaimana menghadapinya dengan efektif. Tantrum bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan, namun juga tidak boleh diabaikan. Dalam menghadapi tantrum, penting untuk tetap tenang, memahami penyebabnya, dan mencari solusi yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak. Dengan memberikan dukungan, pengertian, dan kasih sayang yang tepat, kita dapat membantu anak menjadi lebih terampil dalam mengelola emosi mereka dan mengatasi tantangan dalam hidup mereka. Disclaimer: Informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bertujuan sebagai referensi dan tidak menggantikan saran atau pendapat dari profesional kesehatan atau ahli psikologi. Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus atau membutuhkan nasihat khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi anak Anda.

Sebarkan artikel ini
Tantrum Artinya: Mengenal dan Menghadapi Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer
Bukan Hanya Salah Kaprah, Persebelan yang Mengharu-biru



Hallo Sobat Jaya, apakah kamu pernah mendengar istilah “tantrum” dan kebingungan dengan artinya? Baik kamu adalah seorang orang tua, seorang guru, atau siapa pun yang pernah berada di dekat anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, kemungkinan besar bahwa kamu telah berhadapan dengan tantrum. Namun, apa sebenarnya tantrum artinya? Mengapa anak-anak kita kadang-kadang melampiaskan emosi mereka dengan perilaku yang mencolok dan sulit ditangani? Mari kita jelajahi lebih dalam tentang tantrum dan bagaimana menghadapinya secara efektif.

Pengantar: Mendalami Makna dan Dampak Emosi yang Meledak-ledak
Sebelum kita menggali lebih jauh tentang tantrum, penting bagi kita untuk memahami makna yang sebenarnya dan dampak yang ditimbulkannya. Tantrum dapat secara sederhana dijelaskan sebagai reaksi yang berlebihan terhadap frustrasi atau ketidakpuasan. Ketika anak-anak tidak dapat mengartikulasikan perasaan atau keinginan mereka dengan kata-kata, mereka seringkali akan melampiaskannya melalui tantrum. Hal ini dapat mencakup berbagai perilaku seperti menangis, berteriak, meronta-ronta, atau bahkan melampiaskannya kepada orang lain atau diri mereka sendiri.
Tantrum bisa sangat mengganggu dan melelahkan, baik bagi anak-anak maupun bagi mereka yang ada di sekitarnya. Bagi orang tua atau pengasuh, menghadapi tantrum tunggal atau berulang bisa menjadi tantangan yang mempengaruhi kesejahteraan emosional mereka. Sementara itu, bagi anak-anak, tantrum bisa menjadi ekspresi yang tidak menyenangkan dari ketidakmampuan mereka untuk berkomunikasi dan memiliki kendali atas perasaan mereka sendiri.

1. Kelebihan Tantrum:  Ketidakstabilan yang Mungkin Terjadi
Tantrum seringkali dianggap sebagai kejadian yang hanya negatif. Namun, sebenarnya tantrum juga memiliki beberapa kelebihan atau fungsi tertentu yang harus dipahami. Dalam beberapa kasus, tantrum bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang mengalami tekanan yang besar atau memiliki kecemasan yang perlu diatasi. Tantrum juga bisa menjadi cara anak mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan keinginan mereka. Dengan memahami kelebihan tantrum ini, kita dapat melihat tantrum sebagai peluang untuk mengeksplorasi gangguan yang mungkin dialami anak. 
2. Kekurangan Tantrum: Ketidakmampuan untuk Mengelola Emosi
Meskipun tantrum dapat memberikan informasi yang berharga tentang kebutuhan dan perasaan anak, tetapi secara umum tantrum juga menunjukkan bahwa anak tidak memiliki keterampilan yang efektif dalam mengatasi dan mengelola emosi mereka sendiri. Tantrum dapat menjadi cara yang tidak sehat bagi anak untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan dunia di sekitarnya. Melalui tantrum, anak belajar bahwa meledakkan emosi dan berperilaku yang tidak terkendali adalah cara yang dapat diterima untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Dalam jangka panjang, inilah yang menjadi kekurangan dari tantrum.
3. Pendekatan Menghadapi Tantrum yang Dapat Membantu
Setelah kita memahami tantum dari berbagai sudut pandang, saatnya kita membahas pendekatan yang efektif untuk menghadapinya. Pertama-tama, penting untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh meluapnya emosi anak. Jaga disposisi dan temperamen positif kita dan coba bantu anak mengenali dan merasakan perilaku serta efek dari tantrum. Berikan anak kesempatan untuk mengkomunikasikan perasaan mereka dan tanyakan apa yang mereka butuhkan atau inginkan.
4. Penjelasan Menyeluruh tentang Tantrum Artinya dan Dampaknya pada Anak
Bagaimana sebenarnya tantrum terjadi dan apa dampaknya pada anak? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul ketika berbicara tentang tantrum. Tantrum terjadi saat anak-anak tidak dapat mengatasi emosi mereka dan kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Gugup, lapar, kelelahan, atau keinginan untuk mempertahankan kendali adalah beberapa penyebab umum tantrum. Ketika tantrum terjadi, anak merasa tidak terdengar, tidak dimengerti, atau tidak dihargai. Hal ini dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak.
5. Tabel Tantrum: Informasi Lengkap dalam Satu Gambaran

  
    Topik
    Penjelasan
  
  
    Arti Tantrum
    Penjelasan singkat tentang apa itu tantrum dan mengapa anak-anak melakukannya.
  
  
    Penyebab Tantrum
    Penyebab yang umum yang dapat memicu perilaku tantrum pada anak-anak.
  
  
    Cara Menghadapi Tantrum
    Pedoman dan strategi praktis tentang bagaimana menghadapi tantrum dengan efektif.
  
  
    Dampak Tantrum pada Anak
    Bagaimana tantrum dapat mempengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan kepercayaan diri anak.
  
  
    Ketidakmampuan Mengelola Emosi
    Penjelasan tentang mengapa anak mungkin kesulitan mengelola emosi mereka sendiri.
  
  
    Perbedaan antara Tantrum dan Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Seringkali
    Pemahaman mengenai perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali dan cara menghadapinya.
  
  
    Cara Membantu Anak Mengatasi Tantrum
    Petunjuk tentang bagaimana orang tua atau pengasuh dapat membantu anak mengatasi tantrum.
  


13 FAQ Tentang Tantrum Artinya

   Apa arti tantrum?
   Apa yang menyebabkan anak tantrum?
   Apakah tantrum normal pada anak-anak?
   Bagaimana cara menghadapi tantrum yang terjadi di tempat umum?
   Berapa lama biasanya tantrum terjadi?
   Apa yang seharusnya orang tua atau pengasuh lakukan ketika anak tantrum di rumah?
   Apakah ada perbedaan antara tantrum dan meltdowndi dalam ruangan atmosfer seringkali?
   Bagaimana cara membantu anak mengatasi tantrum?
   Apa yang harus saya lakukan jika anak sering tantrum di sekolah?
   Kapan harus mengkhawatirkan tantrum anak?
   Bagaimana cara mengajari anak mengatasi tantrum dengan cara yang sehat?
   Apakah tantrum bisa dihindari atau dicegah?
   Apa yang harus dilakukan saat anak masih tantrum meskipun usaha menghadapinya sudah dilakukan?


Kesimpulan: Mengatasi Tantrum dengan Bijak dan Penuh Kasih Sayang
Setelah membahas tentang tantrum secara detail, kami berharap artikel ini memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang arti tantrum dan bagaimana menghadapinya dengan efektif. Tantrum bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan, namun juga tidak boleh diabaikan. Dalam menghadapi tantrum, penting untuk tetap tenang, memahami penyebabnya, dan mencari solusi yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan anak. Dengan memberikan dukungan, pengertian, dan kasih sayang yang tepat, kita dapat membantu anak menjadi lebih terampil dalam mengelola emosi mereka dan mengatasi tantangan dalam hidup mereka.

Disclaimer:
Informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bertujuan sebagai referensi dan tidak menggantikan saran atau pendapat dari profesional kesehatan atau ahli psikologi. Jika Anda memiliki kekhawatiran khusus atau membutuhkan nasihat khusus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih spesifik dan sesuai dengan situasi anak Anda.
Tantrum Artinya: Mengenal dan Menghadapi Meltdowndi dalam Ruangan Atmosfer Bukan Hanya Salah Kaprah, Persebelan yang Mengharu-biru Hallo Sobat Jaya, apakah kamu pernah mendengar istilah “tantrum” dan kebingungan dengan artinya? Baik kamu adalah seorang orang tua, seorang guru, atau siapa pun yang pernah berada di dekat anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, kemungkinan besar bahwa kamu telah berhadapan dengan tantrum. Namun, apa sebenarnya tantrum artinya? Mengapa anak-anak kita kadang-...


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *